Advertisement

  • Seorang Pemuda Meninggal Sambil Memegang Remote

    Kisah ini pernah terjadi,
    Seorang tukang memandikan mayat bercerita :

    Salah seorang dari keluarga pemuda itu menghubungiku dan mengatakan,”Anakku mati, aku ingin Anda dating membawanya ke pemandian.”Aku pergi berdiri di depan rumah. Mereka membukakan pintu. Aku menanyakan jenazahnya. Mereka berkata, “Di lantai atas.” Aku naik ke atas. Ternyata kamar yang dilengkapi berbagai macam hiburan ; TV, Digital dan Komputer.

    Ketika aku masuk ke kamar pemuda itu, aku menemukan suatu yang aneh. Aku melihat pemuda itu yang usianya sekitar 20 an tahun, di tangannya ada perban putih yang penuh dengan darah. Aku heran dan bertanya kepada ayahnya tentang kematiannya. Bagaimana dia mati ?

    Dia sangat ragu-ragu menjawab, kemudian berkata, “ Anakku adalah penggemar
    chanel-chanel hiburan. Dia sering begadang. Kemarin malam kami berkata padanya, ’Ayo turun makan malam bersama kami.’ Dia menjawab, ‘ Suruh pembantu mengantar makan malam.’ Benar, kami menyuruh pembantu membawa makanannya. Si pembantu naik ke atas dan mengetuk pintu, namun dia tidak membuka dan tidak menjawab. Aku lihat dari jendela nampak aneh. Aku lihat anakku seperti mati. Aku mendobrak pintu dan melihat anakku sudah mati sambil memegang remote. Rupanya yang sedang dia putar adalah film ‘Gila’.

    Pada saat itu aku bingung, sedih dan menyesal dengan kematiannya. Hal pertama yang kami lakukan adalah menghilangkan remote dari tangannya. Namun, demi Allah, kami tidak bias. Seakan-akan remote menempel di tangannya. Kami tidak menemukan jalan keluar kecuali dengan menghancurkan remote itu dari tangannya. Remote hancur. Tombol dan kabel menempel ditangannya. Kami mengatakan, ‘Kalau kita potong tangannya , maka akan lebih menutupi aib kita dan dia.’ Kemudian kami ambil gergaji dan memotong tangannya. Darah mengalir kemudian kami perban.”

    Tukang memandikan mayat berkata, “ Kemudian aku mengambil pemuda itu dan kami mandikan. Aku berkata pada ayahnya, ‘ ambil anakmu ini untuk dishalati di salah satu masjid. Semoga Allah mengampuninya .’ Namu si ayah menolak. Aku pun pergi membiarkan si ayah dan anaknya.”

    Subhanallah, lihat bagaimana dia mati. Mati dengan chanel-chanel sambil memegang remote. Demi Allah, ini adalah musibah dan aib. Wahai orang yang kecanduan dengan chanel-chanel. Sadarlah, bias jadi ini adalah akhir hidupmu seperti orang itu.

    Jangan sampai Anda menjadi bahan omongan orang-orang. Semoga Allah membebaskan kami dan Anda juga orang-orang Mukmin dari semua keburukan.

0 komentar:

Leave a Reply

Info

Widget by Johnymx

Links

Kumpul blogger

Social Bookmark